Tip membeli Notebook Bekas Mulus saja tidak cukup
Diposting oleh Vina Ingriyani ( DBC 107 012 ) di 06.30Membeli notebook bekas tentunya lebih beresiko dibandingkan membeli notebook baru. Agar anda tidak kecewa, berikut tip yang dapat diperhatikan ketika membeli Notebook bekas :
1. Periksa Batere.
Salah satu komponen Notebook bekas yang sering mengalami masalah adalah batere. Anda perlu mengujinya terlebih dahulu, baik kemampuan charging dari adaptornya maupun daya tahan pakai. Percuma saja memperoleh notebook murah tetapi batere hanya mampu bertahan selama setengah jam. Memang bisa saja kemudian membeli batere baru, tetap tetap pastikan anda tetap memperoleh harga yang lebih murah dengan tambahan membeli batere baru. Anda memperoleh notebook dengan kondisi batere yang bagus juka masih bisa beroperasi 2-3 jam, atau 3-4 jam untuk notebook dengan teknologi centerino.
2. Perhatikan Kartu grafis.
Memilih kartu grafis yang baik sebelum membeli sangat penting. Sebab sebagian besar notebook tidak memungkinkan untuk melakukan upgrade kartu grafis. Perhatikan memori kartu grafisnya bisa sharing atau tidak. Bagi pengguna aplikasi grafik dengan pecandu games, kartu grafis terbaru dengan memori non sharing lebih mendukung.
3. Periksa komponen lain
Komponen lain seperti LCD, floppy maupun C drive patut mendapat perhatian anda. Perhatikan apakah layarnya memiliki banyak titik pixe yang mati atau tidak. Semakin banyak titik terseut artinya mutu layar notebook semakin jelek. Cobalah CD, DVD, atau floppy drivenya bisa digunakan atau tidak.
4. Periksa port modem dan Ethernet.
Apakah longgar atau masih berfungsi dengan baik, karena bagian ini sangat rawan dan sering mengalami kerusakan. Apakah modem masih bisa digunakan untuk dial-up ke internet.
5. Perhatikan casing
Meskipun penampilan luar bukan segalanya, pastikan casing noebook tersebut masih asli, tidak dicat ulang.
6. Periksa kelengkapan Notebook, seperti CD driver.
Jangan pernah memformat hardisk sebelum yakin driver-driver yang diperlukan sudah lengkap dan cocok. Anda berhak mendapatkan bantuan dari toko tempat anda membeli notebook tersebut.
7. Perhatikan tipe notebook.
Salah satu cara menilai umur notebook adalah melihat model dari notebook tersebut kapan dikeluarkan. Semakin lama usia notebook resiko bermasalah semakin besar.
8. Tanyakan garansi.
Layanan prna jual apa saja yang ditawarkan selam masa garansi tersebut. Beberapa penjual notebook bekas memberikan garansi 1 bulan untuk suku cadang dan 3 bulan untuk servis.
Sumber : INFOKOMPUTER
1. Periksa Batere.
Salah satu komponen Notebook bekas yang sering mengalami masalah adalah batere. Anda perlu mengujinya terlebih dahulu, baik kemampuan charging dari adaptornya maupun daya tahan pakai. Percuma saja memperoleh notebook murah tetapi batere hanya mampu bertahan selama setengah jam. Memang bisa saja kemudian membeli batere baru, tetap tetap pastikan anda tetap memperoleh harga yang lebih murah dengan tambahan membeli batere baru. Anda memperoleh notebook dengan kondisi batere yang bagus juka masih bisa beroperasi 2-3 jam, atau 3-4 jam untuk notebook dengan teknologi centerino.
2. Perhatikan Kartu grafis.
Memilih kartu grafis yang baik sebelum membeli sangat penting. Sebab sebagian besar notebook tidak memungkinkan untuk melakukan upgrade kartu grafis. Perhatikan memori kartu grafisnya bisa sharing atau tidak. Bagi pengguna aplikasi grafik dengan pecandu games, kartu grafis terbaru dengan memori non sharing lebih mendukung.
3. Periksa komponen lain
Komponen lain seperti LCD, floppy maupun C drive patut mendapat perhatian anda. Perhatikan apakah layarnya memiliki banyak titik pixe yang mati atau tidak. Semakin banyak titik terseut artinya mutu layar notebook semakin jelek. Cobalah CD, DVD, atau floppy drivenya bisa digunakan atau tidak.
4. Periksa port modem dan Ethernet.
Apakah longgar atau masih berfungsi dengan baik, karena bagian ini sangat rawan dan sering mengalami kerusakan. Apakah modem masih bisa digunakan untuk dial-up ke internet.
5. Perhatikan casing
Meskipun penampilan luar bukan segalanya, pastikan casing noebook tersebut masih asli, tidak dicat ulang.
6. Periksa kelengkapan Notebook, seperti CD driver.
Jangan pernah memformat hardisk sebelum yakin driver-driver yang diperlukan sudah lengkap dan cocok. Anda berhak mendapatkan bantuan dari toko tempat anda membeli notebook tersebut.
7. Perhatikan tipe notebook.
Salah satu cara menilai umur notebook adalah melihat model dari notebook tersebut kapan dikeluarkan. Semakin lama usia notebook resiko bermasalah semakin besar.
8. Tanyakan garansi.
Layanan prna jual apa saja yang ditawarkan selam masa garansi tersebut. Beberapa penjual notebook bekas memberikan garansi 1 bulan untuk suku cadang dan 3 bulan untuk servis.
Sumber : INFOKOMPUTER
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar